Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Hafalan buyar tanda tak pintar : ternyata kekuatan belajar adalah menghafal
Buku ini akan menunjukkan kepada kita, bahwa menghafal adalah cara belajar yang paling efektif untuk mengikat ilmu. Buku ini juga memaparkan beberapa hal diantaranya; * Ciri fisik orang yang mudah menghafal * Obat-obatan yang menguatkan hafalan * Metode mempertahankan hafalan * Waktu-waktu yang tepat untuk mengulangi hafalan. 100 milyar sel otak aktif dan 900 milyar sel otak pendukung. Itulah potensi luar biasa yang dimiliki oleh setiap manusia. Sehingga manusia memiliki kemampuan menyimpan informasi dalam otak begitu dahsyat. Kapasitas tersebut akan penuh jika kita belajar satu hal baru setiap detik selama 30 juta tahun. Potensi yang luar biasa, jika manusia mampu memaksimalkannya, maka dia akan memiliki hafalan yang dahsyat. Fakta sejarah telah membuktikan bahwa ternyata banyak ulama Islam yang memaksimalkan potensi tersebut. Lihatlah, Imam Ahmad bin Hanbal yang hafal 1 juta hadits, demikian pula Imam Al-Bukhari mampu menyebutkan kembali sekaligus mebenarkan 100 hadits yang telah diacak matan dan sanad-nya dengan tepat. Tak hanya dua ulama tersebut. Sebab betapa banyak ulama yang memiliki hafalan yang mumpuni. Dan buku ini akan menyebutkan siapa sajakah para ulama tersebut.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
297.73 JAU h
|
| Penerbit | Kuttab Publishing : Solo., |
| Deskripsi Fisik |
158 halaman : ilustrasi ; 21 cm
|
| Bahasa | |
| ISBN/ISSN |
978-602-8171-13-7
|
| Klasifikasi |
297.73
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cetakan I
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Al-Imam Abui Faraj Abdurrahman Ibnul Jauzi ; penerjemah, Irwan Raihan ; editor, Al-Marfu'i
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Informasi
Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog






